Air Jatuh Tirta Rimba

74 views

Waktu menunjukkan pukul 15.30 Wita. Laporan udah beres dan saatnya bersantai sambil nunggu waktu pulang. Tak disangka salah seorang teman mengajak untuk jalan-jalan disekitar Kota Baubau. Sampai pada akhirnya kami memutuskan untuk mengunjungi salah satu objek wisata yang ada di kota ini yaitu Air Jatuh Tirta Rimba. Hhmmm, Air Jatuh? Yah, pertama sy mendengarnya memang agak janggal ditelinga cuman ternyata ini bahasa lain dari Air Terjun cuman orang sekitar sering menyebutnya dengan air jatuh. Yahh, salah satu tempat wisata di Baubau ini jaraknya nggak terlalu jauh dari kota hanya sekitar 5 km. Sepanjang jalan kita akan disuguhi oleh pemandangan laut disebelah kiri jalan.

Saat memasuki areal air terjun kita akan merasa sejuk dan nyaman soalnya hempasan angin darat yang berpadu dengan rindangnya pohon-pohon tua yang berdaun lebat menambah kesejukan tempat ini. Sampai di depan air terjun memang nggak terlalu “waaahhh” karena disamping ketinggian air terjun yang tak terlalu tinggi ditambah lagi dengan kurangnya debit air yang jatuh sehingga nggak terlalu berasa seperti air terjun cuman seperti air jatuh, brarti nggak salah dong namanya air jatuh hehehe.

air-terjun-tirta-rimba

Biasanya air terjun akan mengalir melalui celah bebatuan dibawahnya sehingga membentuk aliran yang akan membentuk jalur sungai cuman ditempat ini kayaknya sengaja deh air yang jatuh tersebut dibendung dan dibuat seperti kolam renang yang bertingkat dua dengan sumber air dari air jatuh tersebut. Kedalaman kolam tersebut sebatas leher orang dewasa jadi untuk anak-anak nggak diperbolehkan mandi atau berenang ditempat ini. Oia, di kawasan ini sebenarnya belum tertata dengan baik seperti tidak adanya tempat beristirahat buat para pengunjung, belum tersedia rumah makan ataupun orang yang berjualan hanya ala kadarnya nggak ada tempat yang disediakan dan parahnya nggak ada tempat sampah sehingga banyak berserakan sampah-sampah dari pengunjung yang datang. Sampah tersebut hanya disatukan dipinggir jalan.

Saya juga nggak tau pengelola tempat ini siapa karena saat masuk areal wisata juga belum ada petugas yang memeriksa. Yahhh, itu artinya masih gratis dan bebas untuk memasuki kawasan ini ataukah petugasnya blom ada karena sy datang pas hari kerja, hehehee.Yang jelas tempat ini memang bisa menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat kota untuk berlibur sejenak ditempat ini. Yahh, inilah tempat wisata kedua setelah Pantai Nirwana yang sempat saya datangi selama sy ditempatkan di Kota Baubau. Wassalam.