Hope – Only My Sun

65 views

Tanggal 13/06/2012 pukul 20.30 Wita hapeku berdering – My Sun Calling – tersenyum dan lantas kujawab tlpon itu dengan senang hati berhubung sudah beberapa hari tak pernah lagi berkomunikasi dengannya lantaran hapenya terjatuh dan tak bisa dihubungi dalam beberapa hari. Pernah sih sy mencoba menghubungi dia sampai beberapa kali dan jawaban yang sama terus sy dapatkan – number your calling is not actived, please try again in the few minutes – Daripada sy khawatir terus menerus nggak ada kabar dari dia mending sy cari taw keadaannya sm temannya walaupun sy sbenarnya nggak mau repotin orang demi masalah pribadi. Yahh, sempat ngomong sih sebentar dgn dy lewat hape temannya dan memang dari saat itu ada perasaaan yang nggak beres dengannya dan memang dia berkata akan membicarakannya denganku jika hapenya sdh diservice.

Yahh, memang sy amat sangat senang dapat telepon darinya saat sy sangat ingin mengetahui keadaannya dan memang pembicaraan yang dia ingin katakan sungguh berat. Hhmmm, katanya dia sudah membicarakan hubungan kami dengan ibunya dan sebagai orangtua yang baik ibunya menginginkan dia untuk fokus kuliah tanpa terpengaruh dengan hal lainnya karena memang itu tujuan prioritas mereka saat ini bagi ananknya. Disatu sisi saya merasa senang sekaligus salut dengan keberaniannya membicarakan hal ini pada Ibunya dan dilain sisi sy harus terima kenyataan kalau memang dia ingin mengakhiri semua ini walau sebenarnya nggak ada perbedaan besar antara saat pacaran atau nggak (putus-red) karena disatu sisi hubungan ini termasuk LDR yang tidak terlalu intens pertemuannya apalagi jalan bersamanya dan memang saya beritahu dia untuk fokus menyelesaikan kuliahnya. Intinya pada saat itu dia ingin mengakhiri hubungan ini. Pasrah, kecewa, putus asa, nggak tau maw ngapain lg, berpikir sejenak mungkin keputusan ini yang terbaik buat dia saat ini.

Tanggal 16/06/2012 pukul 21.00 Wita kuberanikan untuk menelponnya. Tujuanku cuman satu yaitu mendapatkan secercah HARAPAN untuk hubungan ini di masa depan. Yahh, sejam lebih berbicara dengannya dan memang menjadi pembicaraan yang sangat penting. Bukannya saya nggak mau putus tapi saya cuman menginginkan dia memberi secuil harapan untuk hubungan ini di masa yang akan datang walau untuk saat ini tidak ada harapan untuk melanjutkan hubungan ini. Nggak tau juga sih baru kali sy amat sangat serius menjalani suatu hubungan hingga kerelaan untuk menunggu dia menyelesaikan kulianya. Namun, yang jelas dari pembicaraan itu saya sangat rela menunggu dia untuk 3 tahun kedepan, namun dia nggak bisa memberi jaminan tetap bersama dia. Bahkan dia menurut saya menyuruh untuk mencari penggantinya daripada menunggu sesuatu yang tidak pasti padahal sy lebih bahagia bersamanya.

13142537909c658fc972d2f1f949a6e5_foto0464

Tanggal 17/06/2012 tepat 7 bulan hubungan ini berlalu dan ternyata Harapan kosong yang sy dapatkan. Hubungan yang sebenarnya masih baru cuman sy ingin berusaha untuk serius dengannya. Sampai saat ini sebenarnya masih sulit untuk melupakannya dan mau gimana lagi sy harus move on. Saat ini, sy msih nggak bisa melupakannya mungkin ini juga dipengaruhi oleh fotonya yang masih menjadi wallpaper hapeku. Foto dia yang sy pajang di wallpaperku menjadi obat perindu sekaligus obat penangkal buat cewek lain, hehehehe. Mau gimana lagi sy harus brusaha mengganti wallpaper ini untuk sejenak melupakan hubungan ini. Sampai saat ini sy masih berharap banyak dengannya walaupun dalam hati amat sangat kecil peluangnya. Yah, mungkin dia ingin sy bahagia walau tak bersamanya dan saya ingin dia bahagia selalu tapi alangkah indahnya jika kita berdua sama-sama bahagia menjalani hubungan ini bersama di masa depan. Miss u My Sun, Love u forever.

Selama matahari tetap bersinar, maka selama itulah aku mencintaimu dengan sepenuh hati. Jikalau malam telah tiba, saat itulah aku harus menjaga sinar cintamu terus bersinar dihatiku karena yakin dan pasti sinar matahari yang sebenarnya tak akan pernah redup selama Allah SWT masih menjaganya untuk tepat bersinar begitupun sinar cintaku padamu yang kan selalu kujaga dalam hati ini.”