Masih Galaukah Anda?

77 views

Hey teman bulogers sekalian, sekarang waktunya cek kesehatan mental kalian terhadap situasi yang mungkin masih baru atau bahkan pertamakalinya bulogers tinggal jauh dari keluarga. MUngkin untuk yang biasa bepergian tak terlalu dipikirkan, nah untuk bulogers yang baru pertama kali tinggal jauh dari keluarga dan untuk orang terkasih gimana rasanya? Apalagi tinggal di kampungya orang untuk waktu yang tidak ditentukan?? bulogers akan jadi galauers sejati jika tak bisa berdaptasi dengan cepat.

Memang tak bisa dipungkiri, baru beberapa hari atau seminggu setelah pertamakali menginjakkan kaki di belahan bumi Indonesia yang jaraknya dekat ataupun jauh pasti akan masih teringat kebersamaan dengan orang terkasih. Apalagi mengingat kebersamaan dengan teman-teman diklat yang rasanya begitu cepat untuk berpisah dan tak tahu kapan bisa bertemu lagi. Saat ini memang kita masih bisa berkomunikasi walau tak langsung bertatap muka, hanya lewat perantara yang namanya hape or internet 🙂

Semakin galau rasanya, saat kita berada di kampung orang namun belum mempunyai tempat tinggal yang pasti. Syukurlah kalo masih ada rumdis atau rujab yang mau menampung, tapi kebanyakan kayaknya harus berjuang dengan mencari rumah kost. Enak sih nyari di tempat baru dengan ada orang baru yang menemani, kalo tidak ada, gimana coba rasanya? tambah galau lagi 🙁

Yaaa, mungkin saat ini masih moment adaptasi diri di tempat yang baru, mungkin hari esok sudah bisa menjadi lebih baik untuk diri kita dan kota yang menjadi tempat baru kita untuk mengabdi bisa menjadi tempat yang indah untuk dikenang. Pastikan untuk tetap merasa dekat dengan satu sama lain dan komunikasi harus terjalin demi menyambung rangkaian cerita diantara bulogers sekalian. Salam hangat untuk bulogers yang berbeda tempat dari Kota Semerbak, Kota Bau-Bau, Pulau Buton, Divre SUltra. #ini ceritaku, apa ceritamu?