MISEKTA Harus Lebih Melek Media Online

39 views

Kapan ku punya web?

Kapan ku punya web?

Siapa sih mahasiswa yang nggak ngerti internet saat ini? Atau masih ada yang nggak tau buat email atau malah nggak pernah denger yang namanya facebook yaa? Waduh, kayaknya nih orang sibuk dengan masa lalu. Internet saat ini sudah menjadi dunia kedua dimana manusia saat ini hidup dan memberikan banyak pengaruh bagi banyak orang. Internet menjadi penghubung berbagai media online yang banyak digunakan oleh semua orang untuk membangun personal branding.

Nah, media online yang banyak digandrungi sekarang adalah social networking dan personal blog. Social networking sendiri merupakan cara bergaul dan mendapatkan teman dengan cepat. Contoh paling aktual bentuk penggunaan social networking adalah membuat akun tersendiri di Facebook dan twitter yang merupakan social networking dengan pengguna terbanyak di dunia saat ini. Personal blog merupakan bentuk lain dari aktualisasi diri dalam bentuk tulisan yang juga bisa digunakan sebagai mimbar bebas dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat terhadap suatu masalah.

Saya yakin mahasiswa saat ini sudah banyak yang mengetahui tentang dunia internet apalagi hanya berbicara tentang facebook dan twitter pastilah mereka lebih mengetahui daripada dosen mereka sendiri. Mahasiswa merupakan bagian dari suatu organisasi kemahasiswaan dan MISEKTA adalah suatu organisasi kemahasiswaan yang beranggotakan ratusan lebih mahasiswa yang mayoritas mengerti media online. Tapi, sayangnya cuman anggotanya aja yang melek bukan MISEKTA. Sebenarnya sih MISEKTA sudah berorientasi media online dengan adanya grup atau MISEKTA FORUM di facebook sebagai media online yang dijadikan alat komunikasi antar anggota MISEKTA. Namun, grup atau forum ini tidak bisa dijadikan sebagai alat untuk mengangkat nama MISEKTA dan memperkenalkan MISEKTA di dunia maya karena hanya anggota yang bisa mengakses grup tersebut alias grup tertutup bagi orang luar.

Mungkin ini bisa dimaklumi atau tidak tergantung dari persepsi kita masing-masing karena dunia internet atau dunia maya bukanlah personal space tapi public space yang dibuat untuk memudahkan manusia untuk mencari informasi dan bersosialisasi dengan banyak orang dari negara lain tanpa terbatas ruang dan waktu. Mungkin juga forum atau grup tersebut memang dibuat khusus untuk anggota MISEKTA, jadi orang luar harap maklum jika tidak bisa mengetahui MISEKTA itu orang atau organisasi ataukah nama sebuah negara yang baru merdeka karena hanya orang-orang yang menjadi anggotanyalah yang bisa mengetahui seluk beluk MISEKTA itu sendiri.

So, jadi MISEKTA hanya untuk kalangan tertentu saja? Ya iyalah, yang bisa jadi anggotanya kan cuman mahasiswa yang ngambil jurusan sosial ekonomi pertanian atau saat ini agribisnis (kayaknya harus berubah nama jg jadi HIMAGRI saja, hehehe) dan mengikuti proses kaderisasi. MISEKTA memang hanya menerima anggota dengan syarat mutlak harus kuliah di Jurusan Sosek atau Agribisnis, tapi apakah MISEKTA hanya boleh dikenal kalangan tertentu saja dan menutup diri dari dunia luar? Alangkah sedihnya kalo cuman para anggotanya saja yang mengenal MISEKTA dan menutup diri dari dunia luar termasuk dunia maya. Okelah mungkin saat ini (di dunia nyata) banyak yang mengenal MISEKTA di lingkup UNHAS dan juga lingkup POPMASEPI, tapi diluar lingkup itu?? Maybe yes maybe no yang mengenal MISEKTA. Oleh karena itu, saya cuma pengen ngasih saran agar MISEKTA harus lebih melek media online. Caranya??

Berhubung tadi udah dikasih tau kalo media online yang banyak digandrungi adalah social networking dan personal blog. Social networking mungkin sudah cukup buat MISEKTA punya nama tersendiri dengan hanya berinteraksi sesama anggota dalam grup tertutup tersebut. Nah, buat orang lain diluar lingkup anggota MISEKTA mungkin hanya bisa mengenal MISEKTA dengan cara di undang atau jadi peserta atau pembicara pada saat MISEKTA punya kegiatan di dunia nyata dan untuk di dunia maya MISEKTA bisa lebih terkenal dengan mempunya personal blog atau web tersendiri yang bisa diakses oleh siapapun baik itu anggota maupun non anggota. Saya yakin pasti MISEKTA lebih bermanfaat bukan hanya untuk anggotanya namun juga untuk orang lain. Kenapa bisa??

Pertama, tentulah MISEKTA akan lebih terkenal jika mempunyai web tersendiri karena bisa menjadi representasi dari lembaga itu sendiri.

Kedua, web organisasi berfungsi juga sebagai sarana informasi online MISEKTA yang membahas tentang berita atau kondisi kekinian MISEKTA yang ditinjau dari segi kegiatan/program kerja yang akan atau telah dilaksanakan. Kan bisa juga dilakukan di grup aja, ngapain capek-capek bikin web? Sungguh kasihan anggota yang punya pertanyaan demikian karena pasti tidak ingin melihat MISEKTA maju dan berkembang, dikenal banyak orang. Memang bisa kok dibahas di grup, toh sampai saat ini pengurus juga masih sering update grup tentang info kegiatan MISEKTA yang akan dilaksanakan tapi pernahkah ada info atau cerita yang dibahas di grup tentang jalannya kegiatan atau apa saja hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan secara spesifik layaknya laporan pertanggungjawaban?? Kalaupun pernah, itu mah hanya bisa dibaca dan dinikmati oleh anggota saja karena itu adalah grup tertutup.

Terus buat apa bikin web, nulis kegiatan MISEKTA dan apa untungnya MISEKTA punya web yang diperuntukkan buat orang lain? Wadduh, kok bertanya terus emang nggak ngerti dari tadi kalo kita lagi berusaha supaya MISEKTA melek media online yaa. Saya ulangi kalo web adalah representasi dari yang dibahas dalam web tersebut atau bisa dikatakan representasi MISEKTA khususnya pengurus yang saat ini diberi amanah untuk menjalankan roda organisasi. Kegiatan MISEKTA yang dibahas dalam web merupakan suatu cara untuk memperkenalkan ke banyak orang kalo MISEKTA punya kegiatan ini dan mungkin saja orang lain bisa memberikan komentar, pendapat, saran bahkan bisa dijadikan kegiatan percontohan buat organisasi lain atau dengan kata lain MISEKTA bisa menjadi inspirasi buat orang lain melakukan kegiatan serupa atau kegiatan yang lebih bagus dilandasi dari dasar kegiatan MISEKTA.

Hal ini akan memberikan efek samping yang luar biasa jika memang MISEKTA bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain dengan cara melaksanakan kegiatan dan hasilnya dituangkan dalam laporan tertulis yang dimuat di media online MISEKTA berupa web organisasi sehingga bisa membentuk organization branding. Siapa sih yang nggak bangga kalo organisasi yang kita menjadi anggotanya bisa dikenal banyak orang (bukan terkenal karena anggotanya jago tawuran yaa, hehe) bukan cuma lingkup UNHAS aja tapi seluruh mahasiswa Indonesia mengenalnya (bukan tidak mungkin kan, semangat)

Lagian jika MISEKTA melek media online dengan mempunyai web organisasi itu bukan hanya mementingkan orang lain tapi juga amat sangat berguna bagi anggotanya baik itu mahasiswa sosek yang belum menjadi anggota, anggota biasa dan terlebih bagi anggota luar biasa MISEKTA. Mengapa? Jika MISEKTA punya web maka mahasiswa yang belum menjadi anggota juga bisa mengaksesnya tanpa malu-malu lagi dan mencari informasi tentang MISEKTA itu sendiri baik dari segi kegiatan atau pengurusnya dibandingkan mahasiswa tersebut harus datang langsung ke himpunan dan bertanya pada senior atau pengurus secara langsung. Pasti mahasiswa tersebut tidak mau karena selain tidak berani, dia juga malu bertanya kecuali memang mahasiswa itu mau menjadi anggota MISEKTA dan mengikuti proses didalamnya.

Selain itu, web organisasi juga bisa dijadikan sebagai laporan pertanggungjawaban secara online sehingga banyak anggota yang mengetahui kegiatan apa saja yang telah dilaksanakan MISEKTA secara lengkap karena dalam web bisa dituliskan atau digambarkan tentang jalannya kegiatan beserta foto kegiatan. Hal ini bisa dijadikan jawaban atau solusi konkrit bagi anggota yang tidak sempat mengikuti laporan pertanggungjawaban secara langsung atau anggota yang malas mengikuti LPJ ataukan anggota yang malas baca LPJ. Jadi, tidak ada lagi alasan bagi anggota untuk menolak LPJ tersebut karena selain diterima dan disahkan pada saat LPJ di dunia nyata, hasil kegiatan tersebut juga dideskripsikan melaui web yang artinya tidak ada malah dengan kegiatan tersebut. Terlebih lagi buat anggota MISEKTA atau Anggota Luar Biasa MISEKTA yang sudah malas atau tidak ada waktu lagi untuk masuk ke himpunan sehingga web organisasi bisa dijadikan solusi efektif bagi anggota untuk mengakses informasi terkini.

Lagipula web ini bisa dijadikan sebagai wadah pengaplikasian bagi kader atau anggota MISEKTA yang punya bakat atau minat menulis, fotografi, desain gambar atau apalah karena dengan adanya web, anggota MISEKTA bisa mencurahkan bakat minatnya lewat web organisasi dalam bentuk tulisan, gambar maupun audio visual sesuai dengan penggalan lagu MARS MISEKTA …Curahan bakat minatku, tuntunan masa depanku

Sebenarnya jika kita berbicara web, MISEKTA sudah punya dari dulu blog yang menceritakan tentang keadaan terkini MISEKTA namun tidak terurus dan parahnya lagi masih menumpang di situs penyedia blog gratisan. Tidak ada sih masalah dengan numpang di blog gratisan, tapi kan gimana gitu kata orang kok ada lembaga mahasiswa yang mendapatkan dana kemahasiswaan dari fakultas dan iuran anggota nggak bisa bayar biaya pembuatan web sendiri padahal biaya untuk buat web itu nggak semahal dan serumit yang orang katakan.

Mungkin kalo dari segi biaya bisa dicarikan sumbernya, tapi yang lebih penting lagi kalo mau buat web organisasi yang bisa di updated harus dikelola oleh orang yang juga melek media online. Tapi, untuk yang satu ini saya yakin MISEKTA punya kader yang bisa membantu dalam hal pembuatan web maupun mengawal eksistensi web tersebut sampai dunia internet dinyatakan hilang. Cuma yang diperlukan saat ini adalah kemauan dari pengurus MISEKTA untuk mempunyai keinginan menjadikan MISEKTA melek media online sehingga bisa dikenal baik itu oleh anggotanya sendiri maupun dikenal oleh banyak orang. Dan saya yakin jika pengurus punya kemauan pasti akan ada jalannya. Ini ceritaku, mana ceritamu?

Baca Juga :

Pengaruh Organisasi Terhadap Nilai Kuliah Mahasiswa

Izinkanlah Petani Jadi Kaya

Metamorfosis Petani

Pemerintah: Solusi atau Masalah bagi Petani?