Salah Siapa Pengacara Masih Banyak di Indonesia?

113 views

Mungkin aja kalian berpikiran kok pengacara banyak disalahin. Kan nggak papa, wong mmg banyak kok yang ngambil jurusan hukum dan punya cita-cita sebagai lawyer terkenal seperti OC Kaligis, Adnan Buyung Nasution maupun Ruhut Sitompul. KLo pengacara yang kalian maksud tersebut mmg nggak perlu disalahin malah harus didukung buat diperbanyak sehingga banyak lembaga bantuan hukum yang berpihak kepada kepentingan rakyat kecil.

Yang saya maksud disini yaitu pengacara yang masih menjadi masalah berarti dari tahun dua sampe sekarang bagi pemerintah yaitu PENGAngguran banyak aCARA, Salah siapa coba, pemerintah ataukah orang yang nganggur itu yang salah?? Tenang, tenang. Saya harap nggak ada yang tersinggung kalo disalahin. Lebih baik kita berkaca pada diri sendiri dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, lebih baik kita lihat dari sisi pemerintah dan sisi pengacaranya.

Pertama, kita lihat dari sisi pemerintah dulu. Katanya pemerintah udah berusaha membuka lapangan pekerjaan baru dengan cara mendatangkan investor luar negeri tuk nanamin modalnya di Indonesia atau bangun pabrik baru. Beberapa kantor kementerian ataupun BUMN masih bisa dijadikan buat sasaran tembak pencari kerja walopun moratorium PNS udah berlaku. Yang lebih gres lagi, pemerintah saat ini gencar-gencarnya untuk mengajak penduduk Indonesia untuk berwirausaha bukan hanya ngandalin lamaran kerja tapi berusaha untuk membuka lapangan pekerjaan buat orang lain. Untuk mendukung itu pemerintah juga banyak membantu dalam hal permodalan maupun bekerjasama dengan lembaga perbankan maupun pihak lain. Apalagi mahasiswa tuh paling enak karena dapat kesempatan untuk memperoleh dana usaha dari Program Kewirausahaan Mahasiswa. (ada pendapat lain gak??)

Kedua, kita lihat dari sisi pengacaranya. Mungkin aja mereka masih nganggur karena belum pernah lulus seleksi penerimaan ataukah baru keluar dari kerjaan yg dulu jadi sekarang lagi nyari lagi. Bisa juga masih nganggur karena milih-milih kerjaan dan nungguin perusahaan besar atau BUMN atau Bank yang buka lowongan kerja baru pengen masukin lamaran. Masih banyak yang nganggur mungkin juga dikarenakan orang tersebut belum memiliki keterampilan khusus. Bisa juga sih yang nganggur tersebut belum terdesak untuk mau bekerja alias ngerasain capeknya nyari duit alias masih mau senang-senang ma teman2nya. Pengacara ini juga nggak mau jadi pengusaha karena takut gagal atau alasan nggak ada modal. Dan alasan paling enak sih msh nganggur krn mau lanjut S2, hihi (ada pendapat lain lagi gak??)

Jadi, udah tau siapa yang salah?? Kalo saya sih masih bingung juga karena saya juga sebenarnya masih nyandang status pengacara, hehe. Sy nggak mau nyalahin pemerintah dan masa sy nyalahin diriku, huft. Alasan saya sih sederhana, masih mau belajar bisnis, khususnya jd blogpreneurship. Tp, jangan tertipu ma penampilan blogger. Lagian banyak blogger kok yg punya dompet tebal masih nyandang status pengacara karena klo mereka diliat nggak pernah ngantor lagian kerjanya juga di dunia maya tapi penghasilannya itu loh, duit beneran coy. Cuman karena kerjaan mereka aja yang nggak nyata jadi orang biasa ngeliat mereka masih nganggur alias pengangguran banyak acara 😀

Baca Juga :