Laporan Keuangan Sederhana Untuk UKM

80 views

Langsung aja nih…
Laporan keuangan pastinya berhubungan dengan yang namanya duit… (ya iyalah masa berhubungan dengan istri hehehe)…..
Antara uang pribadi dan uang usaha harus dipisahkan penggunaannya…
Harus komitmen uang usaha nggak diperuntukkan buat keperluan pribadi…

Pembukuan atau laporan keuangan UKM yang sederhana haruslah dimulai dengan minimal melakukan pencatatan uang masuk dan uang keluar…
Pencatatannya harus memuat informasi Tanggal, Jumlah uang masuk/keluar, Saldo dan Uraian/keterangan penggunaan uang tersebut…
Kalau nggak mau ribet beli aja tuh Buku Kas, kan banyak dijual hehehe…
Pencatatannya harus jelas dan rutin alias konsisten tiap ada transaksi harus dilakukan pencatatan uang masuk dan uang keluar…

Nah, kalau pencatatan uang masuk dan uang keluar udah dikuasai dan udah teratur saatnya beralih ke step selanjutnya yakni…
Memisahkan antara biaya tetap dan biaya variabel alias ongkos produksi yang tercakup dalam lingkup usaha kita…

Laporan keuangan pada intinya haruslah memuat laporan neraca, arus kas dan laba rugi…
Kalau memang mau cepet selesai nyusun laporan keuangan mending ‘angkat’ anak SMK jurusan Akuntansi atau ada saudara yang ngerti akuntansi sambil Anda belajar menguasai penyusunan laporan keuangan hehehe…

Para pelaku UKM haruslah mau dan mengerti tentang pelaporan keuangan yang sederhana mulai dari uang masuk dan uang keluar agar kita bisa tahu adanya ‘selisih’ atau margin positif dari usaha yang kita lakukan karena ada juga yang nggak tau kalo usahanya itu sebenarnya sudah masuk tahap krisis financial mikro akibat tidak adanya pembukuan atau laporan keuangan…

Dengan adanya laporan keuangan atau pembukuan sederhana, maka para pelaku UKM akan dimudahkan oleh pihak Bank jika mengajukan pinjaman atau kredit usaha karena pihak Bank bisa dengan cepat menilai bahwa usaha yang kita lakukan layak dan prospeknya cerah hehehe….

Tulisan ini disadur dan diimprovisasi dikit dari financial clinic yang dibawakan lewat media twitter oleh Mbak Ligwina Hananto, seorang perencana keuangan independen dari QM Financial. Jadi klo ada yang keliru dari tulisan diatas berarti itu dari hasil improv sy sendiri hehehe #salamucok 😀