Pilih Ibu atau Istri ?

65 views

Hari ini saya dengar kabar yang mengagetkan dari orang lain yang saya kenal. Sebenarnya hari ini orang tersebut diberi kerjaan untuk memperbaiki WC buruh. Namun tiba2 Bapak tersebut meminta ijin untuk mengerjakan WC keesokan harinya. Alasannya karena kerabat dekat Bapak tersebut lagi berduka sebab dalam sehari dua orang kesayangan kerabat Bapak tersebut meninggal dunia.

Kerabat Bapak tersebut jadinya bingung karena dalam waktu yang bersamaan dia ditinggalkan untuk selamanya oleh Ibu kandung dan Istrinya sekaligus dalam hari yang sama. Ibu kandungnya duluan meninggal kemudian sejam berikutnya Istri tercinta yang pergi untuk selamanya.

Nah, disinilah letak kebingungan kerabat Bapak tersebut. Harus memilih antara mengikuti proses pemakaman Ibu Kandungnya atau pemakaman Istrinya? Lebih bingung lagi karena lokasi meninggalnya Ibu dan Istrinya berbeda tempat. Ibunya meninggal di Kabupaten Wakatobi sedangkan Istrinya meninggal di Kota Baubau. Jarak antara Kota Baubau dan Kabupaten Wakatobi saat ini hanya bisa ditempuh menggunakan Kapal kayu dalam waktu 8 jam dan itupun berangkatnya malam hari. Ada sih speedboat yang waktu tempuhnya cuman 3 jam dan berangkat siang cuman hari ini tidak beroperasi.

Sebenarnya sih klo dipikir2 kalo disuruh milih istri atau ibu kandung jika masih dalam keadaan hidup pastilah saya lebih milih ibu kandung saya. Lha wong dia kok yang ngelahirin plus merawat hingga membesarkan kita sampai jadi orang sukses. Tapi kenyataan sih saya lebih banyak mendengar kalo seorang anak lelaki jika sudah menikah tuh dia lebih nurut perkataan istrinya dan cenderung mengabaikan ibu kandungnya sendiri. Kan banyak juga tuh yang perang dingin dgn ibu mertua. Semoga kalian yg lelaki atau seorang suami tidak seperti yg saya tulis barusan hehehe…

Kembali ke laptop nih. Jadi jika terjadi kasus kematian dua orang yang sangat berarti buat kita dalam waktu yang bersamaan harus milih siapa dong, Ibu atau Istri?? Ternyata kerabat Bapak tadi lebih memilih untuk mengikuti proses pemakaman istri tercinta. Eitss, jangan berprasangka buruk dulu yah karena kerabat Bapak tadi lebih memilih istrinya karena pertama dari segi waktu sangat mepet jika memaksakan harus ke Kab Wakatobi mengingat kapal kayu baru berangkat malam hari dan pasti baru tiba besok pagi sehingga akan memperlama proses pemakaman yang seharusnya bisa dilakukan hari ini.

Kedua, masih ada saudara dan keluarga dekat yang memang lebih banyak bermukim di Kabupaten Wakatobi sehingga proses pemakaman relatif lancar, aman dan terkendali karena banyak keluarga yang membantu disana. Ketiga, kerabat bapak lebih memilih mengurus proses pemakaman istrinya karena orangtua alias sang mertua udah tua trus istri anak sulung sedangkan adiknya lagi kuliah di Makassar. Jadi otomatis nggak ada yang bisa diharapkan selain sang suami sendiri dan dibantu keluarga yang lain.

Hhhmmm, sebenarnya ribet juga sih klo disuruh milih apalagi pilihan yang dilematis kayak gini. Cuman memang situasi yang seperti ini menuntut kita harus cepat mengambil keputusan diantara dua pilihan dilematis. Dan semua itu bisa kita putuskan secara bijaksana jika kita berpikir dengan tenang dan jernih. So, gimana menurut kalian tentang keputusan kerabat Bapak tersebut yang lebih memilih sang istri dibandingkan ibu kandungnya sendiri?? Do you agree or disagree?? #salamucok 😀