Wisata Alam Rammang-Rammang (Part 1)

111 views

Alhamdulillah kali ini masih bisa menikmati wisata alam yang ada di kampung halaman sendiri di Dusun Rammang-Rammang Desa Salenrang Kecamatan Bonto Kabupaten Maros Prop. Sulsel. Berhubung wisata alam ini ramai banget dibicarakan maka kami sempatkan untuk bisa menikmati pemandangan dan petualangan di desa wisata ini.

Wisata alam kali ini sy bersama teman angkatan sewaktu kuliah dan perjalanan dimulai pukul 09.00 am. Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Kota Makassar dan Kab. Maros cukup mulus dan ramai lancar meskipun dibeberapa titik seperti batas kota kendaraan padat merayap. Ditengah perjalanan kami menyempatkan diri untuk membeli minum dan snack karena katanya nggak ada yang jualan di sekitar desa wisata ini.

Sekitar pukul 10.30 am kami tiba di jalan poros masuk Rammang2, sempat sih bertanya sama penduduk sekitar dan hasilnya ada dua alternatif dermaga yang bisa kami lalui yakni dermaga di dekat jembatan yang terletak di jalan poros dan atau kita masuk ke jalan Desa Salenrang sekitar 5 km dengan kondisi jalan yang sempit dan berbatu.

rammang-rammang

Yahh kenapa harus lewat dermaga karena lebih seru kan kalau kita ke dusun Rammang2 naik perahu hehehe. Beda antara dua dermaga tersebut terletak pada harga sewa perahu. Kalau lewat dermaga yg terletak di jalan poros harga sewa perahu sekitar 250-300 ribu karena memang jaraknya yang lebih jauh dibanding lewat dermaga yang tak jauh dari rumah Kepala Dusun Rammang2 yang harga sewanya sekitar 150 ribu. Oia, di dermaga ini tempat parkir sudah disediakan bagi yang membawa kendaraan baik motor dan mobil kalau yg dermaga jalan poros parkirnya cuma di pinggir jalan.

rammang-rammang

Perahu yang kita gunakan yah perahu warga setempat yang dulunya dan biasanya digunakan untuk berbelanja ke pasar. Perahu ini bermesin tempel dan bisa memuat sampai 12 org. Karena warga yang mau menyewakan perahunya semakin banyak maka diantara mereka diterapkan sistem daftar antrian perahu untuk kesejahteraan bersama 😉

Petualangan dimulai dengan menyusuri sungai yang kiri kanannya kalo nggak salah ditumbuhi tanaman nipah. Pemandangannya bagus karena backgroundnya tebing karst. Kurang lebih 15-30 menit kami tiba di Dermaga Kampung Berua. Sy tak terlalu memperhatikan jam soalnya sibuk mengabadikan momen perjalanan ini hehehe…

rammang-rammang

Tiba di desa wisata ini kita disuguhi pemandangan tebing karst, hamparan sawah yang menguning dan siap dipanen plus empang/tambak warga yang katanya berisi ikan bolu/bandeng.

rammang-rammang

Checkpoint pertama yakni di balai bambu yang juga terdapat warung warga setempat. Kami ternyata salah informasi karena sekarang sudah ada warga yang menjual minuman dingin dan snack malah tersedia juga pop mie atau mie instan. Harganya juga tidak terlalu mahal.

Nah di warung inilah juga disediakan porter/guide yang bisa mengantar kita berkeliling dan berkunjung ke spot wisata desa ini. Spot pertama yang ingin di datangi yakni gua telapak tangan. Ditemani guide yang seorang gadis kecil kami menyusuri pematang sawah dan jaraknya yah lumayanlah buat pemanasan.

rammang-rammang

Tiba di gua telapak tangan, hhhmmm kalau menurut sy sih ini bukan gua cuman pinggir tebing karst saja yang memang ada semacam gambar bekas telapak tangan. Ditempat ini juga disediakan tempat duduk buat istrahat sejenak yang terbuat dari bambu panjang. Yahh seru juga sih foto-foto disini.

rammang-rammang

bersambung Wisata Alam Rammang-Rammang (Part 2) ……… hehehe :p