Simulasi Gadai Emas di Bank Syariah Mandiri

347 views

Pa kabar nih gan? Lama gw nggak nulis lagi nih tentang ke-UANG-an. So, kali ini gw mau share tentang simulasi gadai emas di Bank Syariah Mandiri (BSM). Kebetulan kemarin gw ikutan ke BSM sama tante gw tuh. Kan ceritanya nih lagi butuh uang nih dan daripada ngutang ke saudara atau keluarga lain mending emas tuh digadaikan aja. Dan dari cerita temen juga nih kalau di BSM tuh lebih murah sih biaya gadainya dibanding pegadaian.

Kemarin tuh tante gw gadaikan emasnya 30 gram di bank syariah mandiri. To the point aja yah, nih contoh perhitungan gadai emas yang dijelasin sama customer service BSM :

Emas digadai = 30 gram
Harga emas = Rp 500.000/gram (asumsi aja nih, supaya gampang ngitungnya)
Nilai emas = 30 gr x Rp 500.000 = Rp 15.000.000
Nilai taksiran = Rp 15.000.000 x 90% = Rp 13.500.000
Biaya Penitipan = 1.25% / bulan dari Nilai taksir
= 1.25% x Rp 13.500.000
= Rp 168.750 / bulan = Rp 675.000 / 4 bulan

Udah ngerti blom? hehehe. Jadi gini nih, emas yang mau digadai kan 30 gram. trus asumsi harga emas saat ini Rp 500.000/gram. Jadi nilai emas yang kita pengen gadaikan senilai Rp 15.000.000. Nah, klo kita mau gadaikan itu harus ditaksir dulu dan nilai taksir BSM itu 90% dari nilai emas yang mau digadai. Dalam artian kita cuma bisa “pinjam uang” dari hasil gadai kita maksimal senilai Rp 13.500.000.

Dan di bank syariah tuh nggak ada namanya bunga, tapi namanya tuh biaya penitipan. Nah, di BSM tuh biaya penitipannya 1.25% / bulan dari Nilai taksir. Jadi, kita harus bayar biaya penitipan Rp 168.750 per bulan. Tapi, kalau digadai kan itu biasanya kita bayar per 4 bulan jadi kita bayar pada saat jatuh tempo pada bulan ke empat itu biaya titipnya Rp 675.000 per empat bulan diluar utang pokok kita yang senilai Rp 13.500.000.

Jadi, klo kamu udah punya duit pada saat jatuh tempo atau 4 bulan kemudian itu berarti kamu harus bayar Rp 675.000 (biaya titip 4 bln) + Rp 13.500.000 (utang pokok) = Rp 14.175.000 untuk menebus 30 gram emas yang kita gadai.

Tapi, kalo blom punya duit kamu bisa bayar biaya titipnya aja dan perpanjang empat bulan lagi. Bdw, Kalau nggak mau susah dikemudian hari dan sesuai dengan prinsip gadai emas menurut pakar kebun emas itu SEBAIKNYA tiap bulan itu disisihkan dari penghasilan itu sebesar 2 KALI biaya penitipan. Jadi, tiap bulan itu kita sisihkan 2 x Rp 168.750 = Rp 337.500 per bulan. Jadi, pada saat jatuh tempo 4 bulan kemudian kita punya uang sejumlah Rp 337.500 x 4 = Rp 1.350.000.

Nah, uang sejumlah Rp 1.350.000 ini kita bagi dua yakni Rp 675.000 kita bayar buat biaya penitipan 4 bulan dan Rp 675.000 untuk mengurangi utang pokok dan selanjutnya kita perpanjang lagi 4 bulan kemudian. Jadi, pada saat jatuh tempo yang pertama itu UTANG POKOK kita bukan lagi Rp 1.350.000 tapi menjadi Rp 1.350.000 – Rp 675.000 = Rp 12.825.000.

So, utang pokok kita udah berkurang dan kalo tidak salah nih kata CS nya jika kita ngurangin utang pokok nanti pada saat perpanjangan gadai untuk 4 bulan berikutnya biaya penitipan kita aka mendapatkan diskon atau potongan. Jadi, biaya penitipan untuk 4 bulan itu bukan lagi Rp 675.000. Diskon atau potongan itu blom bisa gw kasih info soalne jatuh tempo gadai emas tanteku tuh masih 3 bulan lagi jadi blom tau juga, hehehe.

Oia, hampir gw lupa nih. Penting banget nih kalo kita nggak bayar biaya penitipan pada saat jatuh tempo dan tidak memperpanjang masa gadai maka emas yang kita gadai akan dilelang. Klo nggak salah tuh maksimal cuma 3 hari dari jatuh tempo kita harus bayar biaya penitipannya. Dan satu lagi nih masa perpanjangan gadai tuh cuma sampai 2 kali atau dalam waktu setahun harus bisa kita lunasi biaya penitipan plus utang pokoknya. Klo nggak yah dilelang lagi nihh 🙁

Okee, sampe disini dulu yah share gw tentang simulasi gadai emas di bank syariah mandiri. Oia, klo mau lebih tau tentang emas, nih baca review gw tentang Ebook kebun emas terbaru update 2013. Terakhir nih, klo ada yang keliru dari simulasi gw tolong diperbaikin yahhh kan gw juga baru belajar dari tante gw, hehehe #salamucok